Tidak banyak orang yang bisa bertahan jika posisinya di perusahaan cepat sekali berubah. Kadang turun, kadang digeser, dan terjadi begitu cepat. Dalam waktu 3 bulan menduduki posisi yang berbeda. Aneh kan? Dan ini terjadi. Tidak ada KPI, tidak ada kesempatan untuk dinilai ketika sebuah proses semestinya bisa dilihat minimal 6 bulan. Tapi bukan ini yang aku bahas. Ada yang satu orang yang bertahan untuk itu. Aku salut. Dia ngga serta merta marah dan gegabah langsung resign, tapi dengan penuh kesabaran tetap melakukan apa yang diperintahkan….ya..walaupun akhirnya seperti robot. Aku sering tanya dalam hati “apa ya tujuan karir anak ini?”, pertanyaan gampangnya, “mau jadi apa?” . Dia masih sangat muda. Sering ingin aku mengingatkannya untuk merancang karir dari sekarang, karena aku percaya, karir yang cemerlang berasal dari “start” karir yang tepat. Seperti orang dengan tujuan karir menjadi GMSM dalam waktu 10 tahun ke depan, mungkin dia akan memilih awal karir menjadi brand executive atau asisten BM, lalu 2 tahun kemudian menjadi BM, 2 tahun lagi menjadi MM, lalu rolling menjadi KAM atau NSM selama 2 tahun dan seterusnya…Yah, walaupun banyak juga yang banting stir di tengah jalan.
Dia mengaku dia adalah orang yang “lempeng”. Ilmu lempeng ini membuatnya ringan menjalani segala tugas yang dibebankan padanya. Sekilas dia selalu tampak bahagia, hidup terasa ringan…membiarkannya seperti air mengalir. Wah, aku iri padanya. Lalu aku teringat dengan teman-teman lamaku yang model begini. Aku absen satu persatu dalam otakku. Loh, mereka semua bernasib baik lohhh…mereka orang –orang yang beruntung. Ngga ada satupun temen lempeng-ku yang ngga bahagia. Mungkin bahagia sama dengan kesuksesan, bahagia adalah state of mind. Dan secara nggak sadar membuat mereka menjalani apapun dengan positif.
Suatu saat mungkin aku akan membutuhkan ilmu lempeng ini….dan yah, sekarang saatnya. Dan ternyata nikmat luar biasa. Aku mencoba menyeimbangkan pikiran dan menyayangi diriku untuk tidak terlu keras berpikir dan mendengarkan ego. Thanx for ilmu lempeng…
Dedicated to Irene.
huaaa….thanks mba per…
pasti dirimu puyeng ngeliatin aku nan lempeng ini..tp kalo ke”lempeng”an jg jadi di injek2..huhuhu..
mari menyeimbangkan diri… ^___^
Iya betul jeng….jangan terlalu….mesti punya prinsip juga tuhhhh..hehe